Tahun 1988, Arya dan Evi pindah dari Jakarta ke Bandung bersama dua putri mereka, Gita dan Nala, demi memulai hidup baru setelah usaha dan kondisi ekonomi mereka runtuh. Mereka membuka restoran di kawasan dekat Babakan Siliwangi, berharap kota baru bisa menjadi awal yang lebih baik bagi keluarga mereka.
Namun sejak tiba di sana, suasana aneh mulai terasa.
Nala bertemu seorang anak perempuan misterius di hutan Babakan Siliwangi. Anak itu memberinya sebuah boneka bernama Ghawiah.
Kejadian-kejadian janggal mulai menghantui keluarga mereka satu-persatu.
Boneka Ghawiah terus berpindah tempat tanpa ada yang menyentuhnya.
Gangguan tidak masuk akal semakin intens.
Teror boneka Ghawiah tak lagi bisa dihindari.
Dari Laras, seorang pelayan restoran yang juga warga setempat, mereka mendengar legenda tentang arwah seorang anak bernama Uci yang meninggal tragis akibat tabrak lari di Jalan Siliwangi dua tahun lalu.
Arwah itu pernah menghantui warga bersama boneka kesayangannya, Ghawiah…
Dan kali ini, ia datang lagi.